Image default
CSREditor's Picks

CSR KuCoin Mengalir ke Sumatra: Kolaborasi Global Dukung Akses Kesehatan Perempuan di Wilayah Bencana

Jakarta, ESGIDN.com – Perusahaan aset kripto global KuCoin bergabung dengan Yayasan Srikandi Merah Putih, Global CSR Foundation, dan American Medical Women’s Association (AMWA) untuk mendukung program bantuan kemanusiaan “A Matter of Dignity – Sumatra Relief Initiative” di Aceh dan Medan, Sumatra. Melalui kolaborasi ini, akan disalurkan 5.000 paket kebersihan menstruasi, obat-obatan esensial, serta bahan pangan segar bagi masyarakat yang terdampak bencana dan masih menghadapi masa pemulihan berkepanjangan. Distribusi bantuan dijadwalkan mulai awal April 2026 dengan fokus pada komunitas yang paling terdampak.

Co-Founder Yayasan Srikandi Merah Putih, Aurelly Syifalia Widihartanto, menegaskan bahwa inisiatif ini dirancang untuk menjawab situasi darurat tanpa mengabaikan martabat para penyintas, khususnya perempuan. “Perempuan sering kali menjadi kelompok yang paling terdampak saat bencana, tetapi kebutuhan kesehatan dasar mereka justru kerap terlewat,” ujarnya, seraya menekankan pentingnya penyaluran bantuan yang cepat, hormat, dan bertanggung jawab.

Program ini memanfaatkan model Menstrual Equity Project yang dikembangkan Dr Padmini Murthy dan pendiri Global CSR Foundation, Jing Zhao Cesarone, yang sebelumnya telah diterapkan di Bahama, Suriname, dan klinik satelit yang berafiliasi dengan St. Jude Children’s Research Hospital. Model tersebut kini diadaptasi untuk konteks Indonesia melalui Yayasan Srikandi Merah Putih dengan dukungan kepemimpinan Wakil Presiden Yayasan, Stefanny Florina.

KuCoin berperan dalam pengadaan dan pengiriman paket kebersihan menstruasi, yang diwakili oleh Direktur CSR sekaligus Global Human Resources Director, Sylvie Dong. “Tanggung jawab korporasi berarti hadir secara nyata ketika komunitas dilanda bencana,” kata Sylvie Dong, sembari menambahkan bahwa KuCoin akan terus mendukung inisiatif CSR yang menjawab kebutuhan riil dan memberikan dampak langsung di lapangan.

Penyaluran obat, pangan, dan paket kebersihan di Aceh dan Medan akan dilakukan oleh Maha Medicare, lembaga yang sejak Desember aktif membantu warga terdampak banjir di Medan. Dukungan juga datang dari tokoh regional dan nasional, termasuk H. Teuku Badruddin Syah, Sultan Aceh, yang merefleksikan komitmen lokal terhadap pemulihan komunitas. Di tingkat nasional, keterlibatan Agustina Hastarini, istri Menteri Koperasi dan UKM, serta La Ode Ikrar Hastomi sebagai perwakilan Kementerian Perindustrian menunjukkan adanya kerja sama lintas sektor dalam aksi kemanusiaan ini.

Sejumlah figur publik Indonesia, antara lain Baim Wong, Rianti Cartwright, Dame Aning, Nadya Shakira, Ririn Dwi Ariyanti, dan Metta Permadi, turut ambil bagian dengan memanfaatkan platform mereka untuk menggaungkan pentingnya respons kemanusiaan yang berpusat pada martabat. Mereka membantu meningkatkan kesadaran publik mengenai kesehatan perempuan, akses terhadap layanan dasar, serta pentingnya penghormatan terhadap martabat dalam penanganan bencana.

Inisiatif “A Matter of Dignity” resmi diperkenalkan dalam sebuah jamuan makan malam terbatas bersama media pada Jumat, 6 Februari 2026, di Sushi Maru Hang Tuah, Jakarta. Acara ini mempertemukan pimpinan yayasan, perwakilan pemerintah, pakar medis, pelaku dunia usaha, tokoh publik, dan jurnalis senior untuk membahas pendekatan baru dalam bantuan kemanusiaan yang lebih peka terhadap kebutuhan perempuan. Dokumentasi pascapenyaluran, laporan dampak yang telah diverifikasi, serta materi visual dari Aceh dan Medan akan dibagikan kepada media setelah tahap distribusi selesai.

Related posts

Bill Gates Bicara Jujur: Optimisme Itu Bukan Naif, Tapi Strategi

Nea

Imigrasi Indonesia Buka Izin Tinggal Seumur Hidup untuk Diaspora Tanpa Kewarganegaraan Ganda

Diana Nisa

Indonesia: Harta Karun Keanekaragaman Hayati Dunia dan Peluang ESG Uniknya

Nea